Selasa, 30 Agustus 2016

Lensa Wideangle dan Lensa Tele

Sebelumnya kita telah membahas tentang lensa fix, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang lensa wideangle dan lensa tele.
Sebuah lensa wideangle memiliki panjang fokus (focal length) yang lebih kecil sedangkan lensa tele memiliki panjang fokus (focal length) yang lebih. Biasanya, kebanyakan lensa-lensa wideangle mempunyai focal length mulai dari 1mm sampai dengan ke 35mm. Sedangkan lensa-lensa tele mempunyai focal length mulai dari 70mm sampai dengan 1700mm.
Semakin kecil ukuran focal length maka sudut pandang gambar yang bisa ditangkap akan semakin lebar dan obyek akan terlihat semakin mengecil/menjauh. Sebaliknya, semakin besar ukuran focal length maka sudut pandang gambar yang bisa ditangkap semakin kecil dan obyek akan semakin terlihat membesar/mendekat.
Setiap lensa maupun focal length memiliki tujuan yang berbeda dalam fotografi. Kadang-kadang kita perlu mendapatkan gambar yang lebih detail, lebih dekat atau lebih besar tanpa menggangu obyek yang akan kita foto, misalnya ketika kita memotret satwa liar. Tentu kita akan menggunakan lensa tele. Di lain waktu kita ingin memasukkan lebih banyak obyek foto dengan sudut yang lebar, maka kita akan gunakan lensa wideangle.


Kapan kita menggunakan sebuah lensa Wideangle?
Lensa wideangle memiliki focal length yang lebih dekat ke sensor kamera, jadi lensa akan menangkap obyek dan cahaya yang cukup ke dalam suatu bingkai foto. Ini berarti lensa wideangle memiliki sudut pandang yang lebih lebar, bahkan lebih lebar dari sudut pandang mata kita.
Banyak orang menggunakan lensa wideangle untuk memotret pemandangan karena dapat menangkap obyek lebih banyak atau lebih lebar kedalam satu bingkai foto. Meskipun kegunaan lensa wideangle besar, tetapi tetap harus diimbangi dengan pengetahuan komposisi foto yang bagus pula. Kamera dan lensa yang mumpuni tidak akan berarti kalau tidak diimbangi dengan ketrampilan fotografi yang mumpuni juga. Dengan membeli lensa wideangle bukan berarti kita akan langsung sukses dalam fotografi lanskap hanya dalam sekejap saja.

Kapan kita menggunakan sebuah lensa Tele?
Lensa tele berguna ketika kita tidak bisa lebih mendekat lagi secara fisik dengan obyek yang akan kita foto. Akan tetapi lensa tele juga memiliki kegunaan lain. Apakah Anda tahu bahwa lensa 70mm juga sangat baik untuk fotografi potret ? Berikut alasannya.
Ada sesuatu yang dikenal sebagai “telephoto effect”. Setiap kali kita zoom in suatu obyek yang sangat jauh, gambar yang kita dapatkan akan terkesan datar. Hal tersebut sangat mirip dengan apa yang kita alami ketika kita melakukan pendakian yang panjang dan terdapat sebuah gunung di kejauhan. Kelihatannya gunung tersebut tidak jauh sampai kita akhirnya tahu bahwa ternyata akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk sampai ke sana. Obyek yang jauh akan tampak datar sampai kita mendapatkan jarak tertentu yang menjadikan foto kita tampak lebih dinamis.
Efek telefoto tersebut dapat kita manfaatkan untuk “mendatarkan” wajah subjek foto kita. Foto wajah atau close up akan terlihat aneh jika kita memotret wajah seseorang dari jarak dekat. Coba kita dekatkan wajah kita sendiri pada cermin dan lihat wajah kita sendiri? Terlihat aneh bukan? Kedalaman foto yang berlebihan tentu sangat tidak menarik.
Efek telefoto dapat diterapkan pada banyak situasi lain di mana kita ingin membuat efek pendataran. Fotografer terkenal biasanya mengunakan efek tersebut untuk “mendatarkan” kerumunan yang jauh dan membuat orang tampak impersonal. Selain itu, ada banyak kegunaan lainnya, dan hanya pengalaman yang akan memberikan foto seperti yang Anda mimpikan.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba 
Share:

0 komentar:

Posting Komentar