Sebelumnya kita telah membahas tentang lensa fix, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang lensa wideangle dan lensa tele.
Sebuah lensa wideangle memiliki panjang fokus (focal length)
yang lebih kecil sedangkan lensa tele memiliki panjang fokus (focal
length) yang lebih. Biasanya, kebanyakan lensa-lensa wideangle mempunyai
focal length mulai dari 1mm sampai dengan ke 35mm. Sedangkan
lensa-lensa tele mempunyai focal length mulai dari 70mm sampai dengan
1700mm.
Semakin kecil ukuran focal length maka sudut pandang gambar yang bisa
ditangkap akan semakin lebar dan obyek akan terlihat semakin
mengecil/menjauh. Sebaliknya, semakin besar ukuran focal length maka
sudut pandang gambar yang bisa ditangkap semakin kecil dan obyek akan
semakin terlihat membesar/mendekat.
Setiap lensa maupun focal length memiliki tujuan yang berbeda dalam
fotografi. Kadang-kadang kita perlu mendapatkan gambar yang lebih
detail, lebih dekat atau lebih besar tanpa menggangu obyek yang akan
kita foto, misalnya ketika kita memotret satwa liar. Tentu kita akan
menggunakan lensa tele. Di lain waktu kita ingin memasukkan lebih banyak
obyek foto dengan sudut yang lebar, maka kita akan gunakan lensa
wideangle.
Kapan kita menggunakan sebuah lensa Wideangle?
Lensa wideangle
memiliki focal length yang lebih dekat ke sensor kamera, jadi lensa
akan menangkap obyek dan cahaya yang cukup ke dalam suatu bingkai foto.
Ini berarti lensa wideangle memiliki sudut pandang yang lebih lebar,
bahkan lebih lebar dari sudut pandang mata kita.
Banyak orang menggunakan lensa wideangle
untuk memotret pemandangan karena dapat menangkap obyek lebih banyak
atau lebih lebar kedalam satu bingkai foto. Meskipun kegunaan lensa
wideangle besar, tetapi tetap harus diimbangi dengan pengetahuan komposisi foto
yang bagus pula. Kamera dan lensa yang mumpuni tidak akan berarti kalau
tidak diimbangi dengan ketrampilan fotografi yang mumpuni juga. Dengan
membeli lensa wideangle bukan berarti kita akan langsung sukses dalam fotografi lanskap hanya dalam sekejap saja.
Kapan kita menggunakan sebuah lensa Tele?
Lensa tele
berguna ketika kita tidak bisa lebih mendekat lagi secara fisik dengan
obyek yang akan kita foto. Akan tetapi lensa tele juga memiliki kegunaan
lain. Apakah Anda tahu bahwa lensa 70mm juga sangat baik untuk
fotografi potret ? Berikut alasannya.
Ada sesuatu yang dikenal sebagai “telephoto effect”. Setiap kali kita zoom in
suatu obyek yang sangat jauh, gambar yang kita dapatkan akan terkesan
datar. Hal tersebut sangat mirip dengan apa yang kita alami ketika kita
melakukan pendakian yang panjang dan terdapat sebuah gunung di kejauhan.
Kelihatannya gunung tersebut tidak jauh sampai kita akhirnya tahu bahwa
ternyata akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk sampai ke sana. Obyek
yang jauh akan tampak datar sampai kita mendapatkan jarak tertentu yang
menjadikan foto kita tampak lebih dinamis.
Efek telefoto tersebut dapat kita manfaatkan untuk “mendatarkan” wajah subjek foto kita. Foto wajah atau close up
akan terlihat aneh jika kita memotret wajah seseorang dari jarak dekat.
Coba kita dekatkan wajah kita sendiri pada cermin dan lihat wajah kita
sendiri? Terlihat aneh bukan? Kedalaman foto yang berlebihan tentu
sangat tidak menarik.
Efek telefoto dapat diterapkan pada
banyak situasi lain di mana kita ingin membuat efek pendataran.
Fotografer terkenal biasanya mengunakan efek tersebut untuk
“mendatarkan” kerumunan yang jauh dan membuat orang tampak impersonal.
Selain itu, ada banyak kegunaan lainnya, dan hanya pengalaman yang akan
memberikan foto seperti yang Anda mimpikan.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba
0 komentar:
Posting Komentar